Kedokteran

Nama Fakultas : Fakultas Kedokteran
Nama Prodi : Kedokteran
Pertama Kali Operasional : Oktober 2009
Gelar Lulusan : Sarjana Kedokteran [S.Ked]
Akreditasi : “B” 0417/LAM-PTKes/Akr/Sar/VII/2017
Alamat : Kantor Fakultas Kedokteran Gedung Logos Lantai 1
Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 5-25, Yogyakarta – Indonesia 55224
Telp : +62-274-563929 Ext. 606
Fax : +62-274-513235
Email :
 

Deskripsi Singkat

Program Studi Pendidikan Dokter adalah Program Studi yang ada di Fakultas Kedokteran UKDW untuk mendidik dan mempersiapkan mahasiswa untuk menyelesaikan studinya selama 4 tahun, menjadi Sarjana Kedokteran. Program Studi Pendidikan Dokter sudah dimulai sejak 2009. Kurikulum dan proses pembelajarannya berbasis problem dan melakukan pendekatan “student center learning”. Aktifitas pembelajaran melalui Kuliah Pakar, Tutorial, Skills Lab dan Praktikum. Kurikulum yang digunakan awalnya adalah kurikulum 2009 dengan menggunakan sistem Blok. Diakhir tahun keempat, mahasiswa harus sudah selesai menuliskan Karya Tulis Mahasiswa, hasil penelitian yang disebut Skripsi, dengan sudah menyelesaikan KKN dan juga semua Blok yang ada dalam 8 semester. Ditahun 2014 telah disusun Kurikulum baru, sebagai hasil revisi kurikulum 2009, dan sudah diterapkan secara bersamaan. Setelah menyelesaikan semua Blok, dan lulus ujian Blok, KKN, Karya Tulis, maka mahasiswa di wisuda sebagai Sarjana Kedokteran, dengan IPK minimal 3. Setelah lulus ujian OSCE komprehensif, maka mahasiswa dapat melanjutkan ke Program Profesi Dokter.

Visi

Menjadi salah satu program studi kedokteran unggul, kompetitif, dan terpercaya, yang menghasilkan sarjana kedokteran yang berbudi luhur dan mandiri dalam bidang kesehatan untuk masyarakat yang pluralistik berdasarkan kasih.

Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran dalam bidang kedokteran untuk membentuk generasi dokter yang profesional, mandiri, dan terpercaya, serta mampu menyelesaikan masalah kesehatan penderita, masyarakat dengan mengacu pada sistem pelayanan kesehatan yang berlaku.
2. Melaksanakan riset dan menerapkan hasil riset kedokteran agar tercipta dan terbina sivitas akademika kedokteran yang unggul dalam inovasi dan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.
3. Melaksanakan kegiatan pengabdian dalam bidang kesehatan untuk masyarakat yang pluralistik dengan dijiwai oleh kasih
4. Membangun institusi yang unggul dan kompetitif menuju noble medicopreneurial faculty
5. Mengembangkan sivitas akademika yang mengacu pada nilai-nilai kedutawacanaan, nilai moral, spiritual dan etika professional

Tujuan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana

1. Menyusun dan menyelaraskan kurikulum program studi kedokteran dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu kedokteran masa kini dan masa depan
2. Menghasilkan dokter yang mandiri dan mampu mengembangkan profesionalismenya sesuai kode etik dan moral serta nilai nilai kedutawacanaan
3. Mendidik mahasiswa menjadi dokter yang berkualitas dan berintegritas serta memiliki nalar dan kepekaan terhadap perubahan di sekitar
4. Menghasilkan dokter yang mempunyai kemampuan penelitian dan pengembangan bidang ilmu kedokteran sesuai kebutuhan masa depan
5. Mendidik mahasiswa menjadi dokter yang berkualitas dan berintegritas serta memiliki perasaan dan kemauan untuk menin gkatkan kesejahteraan masyarakat
6. Mengembangkan kepemimpinan teladan yang berintegritas dan visioner
7. Memiliki tata kelola yang kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab dan adil
8. Meningkatkan penjaminan mutu, dengan melaksanakan semua tugas dengan bertanggung jawab dan akuntabel
9. Meningkatkan peluang jejaring untuk pengembangan fakultas, baik di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian
10. Membina dan mengembangkan pegawai akademik yang berwawasan luas, menyadari keperluan untuk menambah pendidikan, mampu memilih sumber-sumber pendidikan yang serasi, serta dapat menilai kompetensi diri dan kemajuan yang telah dicapai secara kritis

Sasaran Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana

1. Terciptanya lulusan dokter yang beretika, mampu bekerja sama, dapat memetakan masalah kesehatan dan merancang penatalaksanaannya
2. Terciptanya program studi kedokteran yang memiliki sistem kerja yang terstruktur, jelas, dan siap melayani secara profesional.
3. Terciptanya pegawai akademik yang profesional dan mampu bersaing di bidang kesehatan.
4. Terciptanya lingkungan yang dapat mendukung pembelajaran, penelitian, dan inovasi di bidang kesehatan

Daftar Dosen

dr. Adhi Setradian Anto Maria

Pendidikan: S1: Universitas Kristen Duta Wacana email:Jabatan Fungsional   Bidang Kepakaran    Semester Aktif2021 ANALISIS KADAR VITAMIN D, VITAMIN D RECEPTOR, DAN INTERLEUKIN 6 PADA TIKUS GALUR WISTAR YAGN DIINUKSI D-GALAKTOSA Hubungan Kualitas Tidur...

dr. Ida Ayu Triastuti, MHPE

Pendidikan:S1: Universitas Gadjah Mada S2: Universitas Gadjah Mada   email:Jabatan Fungsional  Tenaga Pengajar Bidang Kepakaran    Semester Aktif2021 ANALISIS KADAR VITAMIN D, VITAMIN D RECEPTOR, DAN INTERLEUKIN 6 PADA TIKUS GALUR WISTAR YAGN DIINUKSI...

Kurikulum

Kurikulum 2019 FK UKDW disusun berdasarkan Outcome-based Curriculum (OBE) yang diturunkan dari profil lulusan berdasarkan uraian kompetensi dari SKDI 2012 dengan memperhatikan perubahan-perubahan yang ada dalam SKDI 2019, yang diturunkan ke dalam profl lulusan program studi, baik sebagai core dan local curriculum.

Pembelajaran untuk mencapai profil lulusan di FK UKDW dicapai selama 6 tahun masa studi, yang dibagi dalam tiga tahap.

TAHAP 1
Tahap 1 merupakan tahapan pembelajaran yang mempelajari berbagai dasar bidang ilmu kedokteran, yang dipelajari pada pendidikan sarjana di semester 1 sampai dengan semester 4. Penguasaan dari tahap 1 akan menjadi dasar untuk mengikuti tahap 2 dan 3. Tujuan pembelajaran pada tahap 1 adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa menguasai ilmu dasar kedokteran
  2. Mahasiswa mampu melakukan keterampilan klinik dasar pada kondisi normal
  3. Mahasiswa mampu melakukan komunikasi efektif sebagai mahasiswa
  4. Mahasiswa mengenal kode etik kedokteran
  5. Mahasiswa menyadari perannya dan mampu berperilaku yang baik sebagai warga negara berdasarkan Pancasila
  6. Mahasiswa menyadari keterbatasannya dan mau untuk melakukan pengembangan diri
  7. Mahasiswa menguasai pemanfaatan IT untuk mendukung proses pembelajaran

TAHAP 2
Tahap 2 merupakan tahapan pembelajaran yang mempelajari berbagai bidang klinik, ilmu komunitas, dan capaian pembelajaran yang mencakup local kurikulum serta elective yang ditawarkan kepada mahasiswa. Tahap 2 dipelajari pada pendidikan sarjana di semester 5 sampai dengan semester 8. Penguasaan dari tahap 1 akan menjadi dasar untuk mengikuti tahap 3. Tujuan pembelajaran pada tahap 2 adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa mampu merencanakan pengelolaan masalah kesehatan dalam konteks pelayanan primer
  2. Mahasiswa mampu melakukan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit tingkat primer pada individu, keluarga, dan masyarakat
  3. Mahasiswa mampu menerapkan kode etik kedokteran dalam konteks kasus klinis
  4. Mahasiswa menyadari peran dan fungsi profesi dokter
  5. Mahasiswa mampu melakukan riset berbasis individu, klinis, dan komunitas
  6. Mahasiswa menguasai ilmu manajemen bencana
  7. Mahasiswa menguasai pemanfaatan IT dalam pelayanan kesehatan
  8. Mahasiswa mampu mengakses dan menganalisis kebijakan kesehatan

TAHAP 3
Tahap 3 merupakan tahap terakhir yang ditempuh selama mahasiswa menjalani pendidikan profesi dokter selama dua tahun. Pembelajaran pada tahap 3 berada pada setting klinis dan komunitas dimana diharapkan dapat mempraktikkan berbagai capaian pembelajaran yang telah didapatkan pada tahap 1 dan 2. Tujuan pembelajaran pada tahap 3 adalah sebagai berikut:

  1. Lulusan mampu mengelola masalah kesehatan dalam konteks layanan primer sesuai dengan kewenangan dokter di bawah supervisi
  2. Lulusan mampu melakukan promosi kesehatan pencegahan penyakit sekunder pada individu, keluarga, dan masyarakat
  3. Lulusan mampu menerapkan kode etik kedokteran dalam praktik kedokteran
  4. Lulusan mampu memberdayakan dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan
  5. Lulusan mampu mengelola sumber daya secara efektif, efisien, dan berkesinambungan
  6. Lulusan mampu menerapkan kebijakan kesehatan spesifik di Indonesia
  7. Lulusan mampu berkomunikasi dengan mitra kerja, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam identifikasi masalah kesehatan.

Pin It on Pinterest

Share This