Mahasiswa Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Yudha Adi Putra, berhasil lolos pendanaan Scientific Paper Innovation and Research Competition (IESCO) 2022. 

Kegiatan yang diadakan oleh Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga selama 3 bulan ini merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan keilmuannya dan menghasilkan produk inovatif berdasarkan kemajuan teknologi sebagai kontribusi dalam upaya membangun industri dan energi terbarukan serta pengembangan teknologi dalam dunia pendidikan secara kritis dan terampil. 

IESCO 2022 terdiri dari 3 rangkaian yaitu Scientific Paper, Digital Innovation, dan English Essay Writing yang dimulai dengan workshop penulisan karya ilmiah pada tanggal 20-21 Mei 2022 dan ditutup pada tanggal 20 Agustus 2022 dengan presentasi 3 tim yang memperoleh dana bantuan.

Pada IESCO tahun ini, Yudha Adi Putra berpartisipasi dalam kegiatan Scientific Paper yang mengambil tema “Green Energy for Sustainable Life”. Indri Ardiani selaku panitia menyebutkan bahwa tema ini berbicara tentang pengembangan energi yang tidak akan pernah berhenti atau habis selama siklus alam masih berlangsung. Pengembangan energi ini haruslah ramah lingkungan dan dapat meminimalisir polusi lingkungan karena energi menjadi kebutuhan vital manusia saat ini. 

Kegiatan Scientific Paper IESCO 2022 diikuti oleh mahasiswa dari banyak perguruan tinggi di Indonesia. Melibatkan Prof. Dr. Ir. Ibnu Maryanto selaku Guru Besar Pusat Penelitian (Puslit) Biologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Ketua Perencana Monitoring Evaluasi (PME) Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati di LIPI sebagai salah satu dewan juri, setelah melalui tahap seleksi diperoleh 3 proposal yang berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar 5,5 juta rupiah. Ketiga mahasiswa wajib untuk mengumpulkan paper akhir sebelum tanggal 13 Agustus 2022 yang akan dipublikasikan di Jurnal Sinta 4.  

Salah satu proposal yang lolos seleksi adalah proposal penelitian Yudha Adi Putra yang berjudul Analisis Potensi Profesi Hijau Sebagai Penggerak Masyarakat yang Peka Terhadap Isu Ekologi: Studi Kasus di Godean. Mengangkat permasalahan lingkungan yang terjadi di banyak tempat, termasuk di Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Yudha menitikberatkan penelitian pada peran pengembangan dan kesadaran bersama akan tindakan yang memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutannya. “Dari fakta lapangan, saya menyadari bahwa keberadaan lingkungan menjadi memprihatinkan ketika banyak profesi yang hanya berorientasi pada keuntungan semata dan tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Sungai, sawah, dan tanah rusak karena aktivitas manusia,” ujar Yudha. Profesi hijau menjadi salah satu jawaban akan fenomena tersebut. Bagaimana manusia melakukan pekerjaan yang memperhatikan aspek lingkungan. 

Melalui penelitian ini, Yudha berharap dapat memberikan kontribusi kecil sebagai aksi penyelamatan dan perlindungan lingkungan. Yudha juga menyatakan kegembiraanya dapat berpartisipasi dalam kegiatan Scientific Paper IESCO 2022. “Saya merasa senang bisa belajar dan mendengar presentasi inovasi dari teman-teman kampus lain. Apalagi, ketika presentasi proposal ada respon dari dewan juri. Itu sangat menyenangkan. Ketika orang memberi perhatian dan apresiasi atas apa yang kita lakukan. Saya berharap bisa mengerjakan penelitian dan menyelesaikan paper dengan tepat waktu,” ujarnya. [F.Teo/YAP]

Berlangganan Newsletter Kami

Bergabunglah dengan milis kami untuk menerima kabar terbaru dan update dari tim kami.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Share This