Keluarga Alumni Duta Wacana (KADUWA)

Sejarah Singkat

Pada akhir acara Dies Natalis UKDW ke-XXXIII 31 Oktober 1995, diselenggarakan temu alumni yang dikoordinir langsung oleh Pembantu Rektor III UKDW Ir. Eddy Christianto dan BIRO III UKDW Bapak Warsito. Adapun materi pokok temu alumni waktu itu, antara lain mengadakan sharing di sekitar pembentukan lembaga alumni Duta Wacana, sesuai dengan STATUTA UKDW BAB XXXIV ORGANISASI ALUMNI DAN IKATAN KEKELUARGAAN Pasal 166 ORGANISASI ALUMNI. Setelah melakukan sharing dan hearing tentang lembaga-alumni yang melibatkan semua peserta temu alumni, semua sepakat dan melihat perlunya lembaga alumni Duta Wacana dibentuk.

Untuk menindak lanjuti kesepakatan, peserta menunjuk Pdt. Martha Inawati Tioso, STh. bertindak selaku pimpinan sidang untuk menentukan wakil-wakil Fakultas/Jurusan sebagai pelaksana. Temu alumni menentukan 14 orang yang terdiri dari 4 orang mewakili Fakultas Teologia, 3 orang dari Fakultas Ekonomi, 2 orang dari Program Studi Teknik Arsitektur, 3 orang dari Program Studi Teknik Informatika, dan 2 orang dari Fakultas Biologi. Selanjutnya, berdasarkan rapat Formatur tanggal 7 November 1995 membentuk susunan Panitia Persiapan Pembentukan IKADUWA (Ikatan Alumni Duta Wacana), yang kemudian dikukuhkan dengan SK REKTOR UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA Nomor 001/B.07.b/UKDW/1996 tentang PEMBENTUKAN TIM FORMATUR ALUMNI UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA tertanggal 2 Januari 1996. 

Pada tanggal 5-7 Juli 1996, bertempat di GHCC Kaliurang, dilaksanakan kegiatan Reuni Akbar dan Musyawarah Alumni. Acara ini terbagi dalam 3 kelompok dengan tujuan untuk pembentukan lembaga IKADUWA. Pada bagian Musyawarah Alumni, peserta dikelompokkan menjadi 2 (dua) komisi, yaitu Komisi I – membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sedang Komisi II – membahas Program Kerja IKADUWA dan kriteria Pengurus Pusat IKADUWA. Adapun hasil Musyawarah Alumni terdiri dari 3 (tiga) keputusan, yaitu:

  1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IKADUWA;
  2. Garis Besar Program Kerja IKADUWA Masa Bakti 1996 – 2000.
  3. Formatur Pengurus Pusat IKADUWA 1996 – 2000.

Pengurus IKADUWA Periode 1996-2000 (merupakan Kepengurusan Pertama), adalah:

Ketua Umum:Pdt. Yusri Panggabean, S.Th.
Sekretaris Umum:Yetli Oslan, S.Kom.
Bendahara I:Gatot Tjahya, SE.
Tim Formatur:1. Pdt. Yoseph Ginting, S.Th. S.H., M.Si.
2. Heru Subagyo, S.E.
3. Tri Suyud Nusanto, S.Si.
4. Hudson Tahun, S.T.
5. Prisca D., S.Kom.

 

 

Perubahan IKADUWA menjadi KADUWA

Dalam perkembangan keorganisasiannya, IKADUWA dituntut untuk dapat menjadi sebuah organisasi yang semakin profesional, serta diharapkan dapat berperan lebih terhadap almamater dan bangsa Indonesia. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam rapat Pengurus IKADUWA Periode 2016 – 2020, diputuskan untuk mendaftarkan lembaga IKADUWA sebagai sebuah lembaga perhimpunan dan didaftarkan secara resmi ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI). Dalam proses kepengurusan ini, dengan bantuan Notaris Dr. H. Budi Untung, SH., MM., ternyata nama Ikatan yang terkandung dalam nama organisasi IKADUWA tidak diperkenankan.

Untuk hal ini, Pengurus Pusat dengan beberapa senior pendiri dan pembentuk IKADUWA mengadakan rapat. Hasil dari rapat tersebut adalah disepakati untuk tetap melanjutkan proses pembentukan organisasi perhimpunan dengan nama KADUWA (Keluarga Alumni Duta Wacana). Dengan hasil kesepatan ini, selanjutnya Pengurus Pusat melanjutkan proses pendaftaran ke Kemenkumham. Pada tanggal 13 Maret 2017, telah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia bernomor AHU-0004432.AH.01.07.TAHUN 2017 yang menyatakan Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Keluarga Alumni Duta Wacana. Dengan adanya SK ini, maka KADUWA secara legal formal telah diakui dan berbadan hukum sah. 

Pengurus Pusat KADUWA periode 2016 – 2020 yang ditetapkan pada Musyawarah IKADUWA pada tanggal 23 Oktober 2017 adalah:

Ketua Umum:Budi Susanto
Sekretaris Umum:Edy Nugroho
Bendahara:Jurike Mamesah
Wakil Bendahara:Tati Herawati
   
Bidang Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan
Ketua I:Aloysius Airlangga Bajuadji
Sekretaris I:Yetli Oslan
   
Bidang Pengabdian Gereja dan Masyarakat  
Ketua II:Joko Margono
Sekretaris II:Estherina Fajar H.
   
Bidang Usaha Dana dan Sarana
Ketua III:Juara A.M. Simorangkir
Sekretaris III:Alfa Santoso B.P.

Pin It on Pinterest

Share This