Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gemah Ripah 2021 ini diselenggarakan oleh Fakultas Bioteknologi UKDW Yogyakarta dan dilaksanakan di lahan pembibitan sayur Gerakan Pekarangan Pangan (GPP) di Kelurahan Bausasran, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta. Lokasi ini telah diresmikan pada Minggu, 8 Desember 2019 lalu oleh Menteri Pertanian RI, Dr. Syahrul Yasin Limpo SH., M.Si, M.H. 

Lokasi ini awalnya merupakan rumah Dinas Badan Meteorologi dan Geofisika D.I.Yogyakarta yang kemudian dibeli oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Lahan GPP ini rencananya akan dibangun menjadi Kantor Kelurahan Bausasran di kemudian hari. Sebelum beralih fungsi menjadi Kantor Kelurahan Bausasran, untuk sementara lahan yang terbengkalai ditata menjadi kebun sayur terintegrasi melalui program penghijauan dan penanaman sayur organik dari Kelompok 3 KKN Tematik Gemah Ripah UKDW 2021. 

Warga Kelurahan Bausasran telah sepakat untuk melakukan kegiatan penghijauan di perkotaan yang biasa dikenal dengan istilah urban farming atau pertanian perkotaan. Visi dari Kampung Sayur Bausasran adalah penyediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan dan konsumsi pangan bagi masyarakat rumah tangga dan perorangan di Kelurahan Bausasran secara berkelanjutan. Dengan misi yang pertama meningkatkan ketahanan pangan wilayah yang berkemandirian, yang kedua mengembangkan sektor ekowisata daerah, dan ketiga meningkatkan SDM pertanian perkotaan serta meningkatkan pengembangan pangan lokal. Slogan dari kampung ini, yaitu “Ayo nandur apa sing dipangan, mangan opo sing ditandur”.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah mengubah lahan kosong menjadi kebun sayur yang hijau dan terintegrasi. Penataan taman dilakukan dengan menggunakan berbagai tanaman sayur seperti tanaman terong, sawi, pakcoy, tomat, kangkung, kunyit, jahe, serai, cabai, dan jeruk nipis yang ditempatkan dengan rapi dan strategis pada lahan. Kegiatan KKN ini sesuai dengan tujuan awal dari KKN Tematik UKDW yaitu agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar secara langsung dengan masyarakat dan membantu masyarakat melalui pemikiran, tenaga, ilmu, teknologi, serta seni dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal. 

Berbagai program kerja yang dilaksanakan kelompok 3 KKN Tematik Gemah Ripah berupa penataan taman yang dilakukan dengan menyediakan rak tanaman, mengecat dinding dan menghiasnya dengan sistem vertical garden, membuat taman kecil di lahan berupa lingkaran taman yang dihias dengan batu bata dan batu putih, membuat paving jalan setapak untuk memberi arahan alur jalan di lahan, memindahkan tanaman pot ke dalam beberapa kantong polybag besar, serta program budidaya ikan dan tanaman hidroponik dalam ember (budikdamber) yang memanfaatkan pupuk alami dari kehidupan lele di dalam ember untuk menumbuhkan tanaman kangkung yang diposisikan di mulut  ember. Ada juga kegiatan lainnya seperti membuat media tanam yang dilakukan dengan pencampuran tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Media ini nantinya akan disemaikan tanaman baru hasil pembibitan.  

Kegiatan Penarikan dan Gelar Potensi KKN Tematik Gemah Ripah 2021 Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta dilaksanakan di Lahan Kebun Sayur Bausasran dan SD Muhammadiyah Bausasran hari Minggu pagi (28/2) yang lalu. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Dalam kesempatan tersebut Heroe Poerwadi meninjau kebun sayur, melakukan panen raya, serta mengunjungi stand produk expo, dimana dilakukan pameran hasil program kerja mahasiswa yang seperti penataan taman, pembibitan, aquaponik, hidroponik, biopestisida, mikroorganisme lokal (MOL), pupuk organik cair (POC). 

Kedepannya Kampung Sayur Bausasran ini dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan ketersediaan dan kualitas pangan bagi masyarakat setempat. Dengan dirintisnya program ekowisata, diharapkan dapat mendatangkan dampak yang lebih besar melalui kunjungan wisatawan agar Kampung Sayur Bausasran menjadi lebih terkenal dan dapat meningkatkan perekonomian warga dengan menjual berbagai produk sayuran maupun produk olahan pangan lainnya dalam skala yang lebih luas. (elva)

Pin It on Pinterest

Share This