Dengan semakin berkembangnya tuntutan dunia pendidikan pada era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi didorong untuk mampu mengembangkan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan pemanfaatan teknologi dan informasi yang menjadi bagian dalam upaya mencetak generasi kompeten sesuai perkembangan zaman. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui halaman website resminya menyelenggarakan Bantuan Dana Pengembangan Inovasi Modul Digital (IMD) Tahun 2020 untuk semua perguruan tinggi di Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19 semua perguruan tinggi di Indonesia, termasuk UKDW, juga ikut berpartisipasi aktif dalam hibah IMD ini. Setelah melalui proses sosialisasi di awal tahun hingga bulan Juni 2020, tim dari UKDW yang dikoordinasi oleh Lembaga Pengembangan Akademin dan Inovasi Pembelajaran (LPAIP) UKDW mengajukan lima proposal. Masing-masing proposal mewakili 1 mata kuliah yang nantinya jika lulus akan diakses secara nasional melalui aplikasi Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) yang dimiliki oleh Kemdikbud. Mata kuliah yang diajukan adalah Biodiversitas oleh Dra. Aniek Prasetyaningsih, M.Si., Restorasi Lingkungan oleh Dr. Dhira Satwika, M.Sc., Gambar Arsitektur oleh Adimas Kristiadi, S.T., M.Sc., Konseling Kinesiologi oleh Hendri Wijayatsih, M.A., dan Studio Perancangan Dasar oleh Tutun Seliari, S.T., M.Sc.

Proses evaluasi proposal berlangsung cepat hingga minggu ke-3 di bulan Juli, Kemdikbud melalui halaman resminya mengumumkan penerima hibah IMD 2020. Didapatkan 27 nama perguruan tinggi se-Indonesia dan UKDW menjadi salah satunya. Proposal yang dinyatakan diterima dan menerima hibah IMD 2020 adalah mata kuliah Restorasi Lingkungan yang diampu oleh Dr. Dhira Satwika, M.Sc. Sivitas akademika UKDW dapat mengakses mata kuliah ini dengan mengunjungi website Moodle UKDW dan mata kuliah Teknik Restorasi Lingkungan. (LPAIP/Argo)

Pin It on Pinterest

Share This